BRITISH INVASION (The Effect)

The Beatles conquered USA

         Naiknya posisi Rock ‘n Roll dalam masyarakat sendiri otomatis menaikkan posisi dari pemusik Rock ‘n Rollnya juga. Bila sebelum British Invasion ada Elvis Presley, sesudah British Invasion ini ada The Beatles. Promosi yang gencar sebelum acara Ed Sullivan Show membuat nama The Beatles menjadi populer di mata masyarakat Amerika Serikat, dan mereka juga melakukan tur keliling Amerika Serikat setelah tampil di Amerika Serikat sehingga The Beatles makin dikenal di seluruh Amerika Serikat.

           Sebagai contoh seberapa tinggi posisi pemusik Rock ‘n Roll asal Inggris dalam masyarakat Amerika Serikat, maka disini akan dibahas bagaimana reaksi masyarakat Amerika Serikat saat John Lennon, gitaris dari The Beatles, mengatakan kalau The Beatles lebih populer dari Yesus. Cerita awalnya adalah pada 4 Maret 1966, wartawan Maureen Cleave mewawancarai John Lennon, dan John Lennon mengatakan:

Agama Kristen akan berlalu. Ia akan memudar dan mengkerut. Saya tidak perlu memperdebatkan itu. Saya benar dan saa akan terbukti benar. Kami lebih terkenal dari Jesus sekarang. Saya tidak tahu mana yang akan lebih cepat berlalu -Rock ‘n Roll atau agama Kristen. Jesus semuanya benar tetapi murid-muridnya dungu dan aneh. Menurut saya, itulah mereka yang memutar balikkan ajarannya, dan yang merusaknya.

Di Inggris, komentar itu tidak menjadi masalah, tapi tidak di Amerika Serikat. Majalah remaja di Amerika Serikat, Datebook, yang terbit pada 29 Juli 1966 mencetak berita itu diluar konteks dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat Amerika Serikat. Stasiun radio di Amerika Serikat bagian utara melarang pemutaran lagu-lagu The Beatles, arak-arakan dan rapat dilakukan oleh remaja di Amerika Serikat sambil menginjak-injak piringan hitam The Beatles, dan membakar segala sesuatu yang berkaitan dengan The Beatles. Walau akhirnya John Lennon pada 11 Agustus 1966 meminta maaf dan suasana menjadi tenang kembali, disini bisa terlihat seberapa besar pengaruh dari British Invasion terhadap masyarakat Amerika Serikat.

           Dampak lain dari British Invasion bagi masyarakat Amerika Serikat adalah adanya paradigma baru bagi produser rekaman, dimana mereka lebh memilih untuk memproduseri rekaman band Rock ‘n Roll yang berasal dari Inggris. Adanya paradigma itu bisa dilihat dari sebuah joke antar kalangan produser rekaman, dimana kalau sebuah band mau dikontrak maka yang harus dilakukannya adalah menunjukkan paspor Inggris. Ada sumber yang memberikan sebuah contoh kasus, yaitu dimana seorang tukang potong rambut dari Houston, Huey P. Meaux mencoba mendapat kontrak rekaman di San Antonio dengan mengaku sebagai sebuah grup dari Inggris, The Sir Douglas Quintet. Lagu hits dari band The Sir Douglas Quintet ini sebelum ketahuan adalah “She’s About A Mover.”

             Dengan semakin naiknya Rock ‘n Roll dalam masyarakat Amerika Serikat, hal itu juga semakin menghilangkan argumen lama penghambat Rock ‘n Roll. Salah satu argumen penghambat itu adalah adanya sentimen rasial. Dengan makin dihargainya Rock ‘n Roll dalam masyarakat Amerika Serikat, khususnya kulit putih, maka orang kulit hitam yang notabene adalah “penemunya” juga makin dihargai. Hal itu terjadi paling tidak di Amerika Serikat bagian utara, dimana Motown, grup musik kulit hitam yang ada di New York menjadi salah satu karya seni kulit hitam yang dihargai di Amerika Serikat. Hal ini juga muncul karena Civil Rights Movement juga muncul pada era ini.

             Pengaruh British Invasion tidak hanya dalam hal musik saja, tapi juga dalam hal budaya. The Beatles pada 26 Oktober 1965 mendapat gelar MBE dari Ratu Elisabeth di Buckhingham Palace, Inggris, karena jasa mereka menyebarkan budaya Inggris ke negara-negara di dunia. Melalui British Invasion ini juga nilai-nilai Inggris masuk ke dalam Amerika Serikat, nilai yang tidak bisa diterima dengan cara politik. Hal itu juga diikuti dalam hal fashion, contohnya Carnaby Street, Twiggy, dan sebagainya, sehingga era itu di Amerika Serikat dikenal sebagai “liberated 60’s.”  Selain itu, British Invasion dan rock ‘n roll juga mempengaruhi gaya hidup, fashion, cara bertingkah laku (attitude), dan bahasa.

The Beatles MBE
The Beatles MBE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s