WHO IS RONALD REAGAN?

Ronald Reagan
Ronald Reagan

             Ronald Reagan adalah presiden Amerika Serikat pada masa jabatan 1980 dan 1984, dimana dia mempunyai sikap optimis yang dijadikan panutan seluruh rakyat Amerika Serikat dan merupakan “komunikator yang hebat” jika tampil di televisi. Latar belakangnya sebagai aktor juga membantu kemampuannya dalam berkomunikasi dan menjadi populer bagi rakyat Amerika Serikat. Reagan percaya bahwa pemerintah terlalu mencampuri kehidupan masyarakatnya dan ingin menghapus program-program yang menurutnya tidak efisien dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Selama masa jabatannya, ada dua hal yang paling terkenal, yaitu kebijakannya dalam bidang ekonomi yang dikenal sebagai Reaganomics dan kebijakan luar negerinya yang menyatakan perdamaian dengan Uni Soviet hanya bisa diraih dengan kekuatan.

        Pada awal masa jabatan Reagan sebagai presiden, perekonomian di Amerika Serikat sedang mengalami inflasi, pengangguran meningkat, hampir sepertiga dari jumlah pabrik di Amerika Serikat tidak beroperasi, petani kekurangan laham, dan buruh-buruh yang dipecat banyak mendirikan usaha di sektor jasa, sehingga pabrik di Amerika Serikat kekurangan buruh. Melihat kondisi ini, akhirnya Reagan menerapkan kebijakan dalam bidang ekonomi yang dikenal dengan nama “Reaganomic”. Isi dari Reaganomic sendiri adalah memotong pajak beberapa persen, memotong anggaran belanja rutin negara, dan membatasi ruang gerak perusahaan-perusahaan besar. Tujuan dari memotong pajak beberapa persen adalah agar masyarakat bisa membeli barang yang mereka inginkan. Tujuan dari memotong anggaran belanja rutin negara adalah untuk penghematan, dan uang yang dipotong itu diberikan untuk kesejahteraan masyarakat (perbaikan sanitasi, jalan, makanan, anak-anak, dan dana sosial). Tujuan dari membatasi ruang gerak perusahaan-perusahaan besar adalah agar peusahaan kecil menengah bisa berinvestasi dengan uang hasil potongan pajak. Hasil dari Reaganomic adalah GNP tumbuh tiap tahun sebesar 4,2%, tingkat inflasi tiap tahun berkisar antara 3 sampai 5% yang merupakan angka terendah dalam beberapa dasawarsa terakhir, dan tercipta lebih dari 13 juta lapangan pekerjaan baru. Hal buruk dari Reaganomic ini adalah pertumbuhan ekonomi didasarkan pada pinjaman, dimana selama masa Reagan utang negara naik menjadi 3 kali lipat, serta pertumbuhan kekayaan nasional hanya terjadi di golongan atas saja. Sementara kaum menengah kebawah malah tidak bisa menikmati pertumbuhan ekonomi, karena lapangan kerja yang membuthkan keterampilan rendah dan sedang dihapuskan.

          Utang Amerika Serikat pada masa Reagan naik menjadi 3 kali lipat juga disebabkan oleh meningkatnya anggaran untuk militer. Kepercayaan Reagan yang menyatakan perdamaian hanya bisa diciptakan lewat kekuatan menjadi alasan menapa anggaran untuk militer bertambah. Salah satu hal yang membuat anggaran militer membengkak adalah diserangnya Afganisthan oleh Uni Soviet dan politik containment yang dijalankan Reagan. Amerika Serikat merasa harus membantu Afganishtan agar teori domino tidak terjadi sehingga banyak biaya dikeluarkan untuk perang di Afganistan. Politik containment dilakukan Amerika Serikat dengan membantu negara-negara di benua Amerika tengah dan selatan, seperti memberi bantuan US$100 juta pada pasukan Contra di Nikaragua, dan memberikan pendidikan anti komunis terhadap militer di negara-negara Amerika latin.

sheriff
Sheriff Ronald Reagan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s