AKSI PANGGUNG BAND ROCK ERA 1970AN (TAMBAHAN)

merkelbach
Mickey Merkelbach

Beberapa grup musik mengikuti jejak keeksentrikan Ucok AKA di atas panggung pertunjukan. Salah seorang diantaranya adalah Micky Merkelbach vokalis dari grup musik Bentoel Malang. Aksi Micky bahkan lebih berani dari Ucok AKA. Seperti yang diperlihatkannya ketika tampil bersama Arista Birawa, ZB 101, dan penyanyi Filipina Victor Wood di Gelora Pancasila Surabaya tanggal 18 Februari 1973. Dalam pertunjukan itu, tanpa diketahui panitia Micky mengeluarkan seekor kelinci dari sebuah tas di sudut panggung. Setelah mulutnya komat-komit membaca mantra, Micky mengelus-elus kelinci itu, dibelai dan dicium, tetapi kemudian secara tiba-tiba kelincinya itu dicekiknya, kemudian dilempar dan ditikam dengan belati yang sudah dipersiapkan ke tubuh binatang malang itu. Darah kelinci pun muncrat dan Micky pun menghirupnya dan penonton terkejut. Berharap mendapat sambutan, Micky malah menerima teriak turun dari penonton. Ketika itu juga aliran listrik ke peralatan musik di panggung dihentikan oleh panitia dan Micky serta grup Bentoel diminta menghentikan penampilannya. Band Bentoel dari Malang yang bermain di Gelora Pancasila Surabaya telah dihentikan pertunjukan musiknya oleh keamanan, karena Mickey salah satu seorang anggotanya menampilkan pertunjukan yang menegakkan bulu roma. Perbuatan yang mengarah kepada aksi sadisme itu kemudian dikutuk banyak orang sampai akhirnya mereka harus turun panggung.

Mickey yang ketika masih bergabung dengan grup musik Bentoel biasa menampilkan aksi sadistis seperti yang tertulis di atas, maka dalam suatu pertunjukannya bersama band barunya Oegle Eyes di Taman Remaja Surabaya, ia tidak lagi menampilkan adegan menghisap darah binatang. Namun demikian dalam pertunjukannya ini ia masih mencoba mengulang kembali gaya dan tingkah yang pernah diperlihatkan sebelumnya yang telah berhasil mengorbitkan namanya, seperti gaya suaranya yang tetap keras, hoby berjongkok, main sodok stick mike serta berlengggang-lenggok, ditambah dengan demostrasi main kipas serta mengkibas-kibaskan rambut seperti halnya permainan kuda lumping.

Sebuah atraksi panggung yang tidak kalah menariknya adalah kiprah vokalis grup musik Rawa Rontek dari Banten. Vokalis Bacthiar Taher terkenal dalam setiap pentas pertunjukannya selalu melakukan pembauran musik dengan unsur-unsur magik dan gambus, seperti jari-jari roda sepeda yang ditusukkan pada sang vokal yang tubuhnya dirajah, dan rangkaian peniti yang ditusukkan ke pipi.

Grup musik Fanny’s mempunyai gaya yang meyakinkan di atas panggung dan sering menyanyikan musik-musik keras, walaupun sering pula membawakan lagu-lagu cengeng dan berdangdut. Aksi panggung grup musik ini pun tidak jarang menampilkan aksi pertunjukan dengan menggunakan peti mati, suntik, makan api, kembang api, dupa, dan sebagainya yang dilakukan dengan maksud untuk menambah kekaguman publik. Sang vokalis melakukan aksi panggung dari mengayun-ayunkan tangkai mick dan menyembur-nyemburkan api dari mulutnya sampai memakai jubah hitam bertongkat tengkorak manusia kemudian melakukan adegan bunuh diri dan terakhir digotong dimasukkan ke dalam peti mati. Aksi panggung ini dipertunjukkan dalam Jambore Band Se-Jateng di Semarang. Aksi pertunjukan teatrikal grup Fanny’ juga ditampilkan lagi ketika mereka pentas di Yogyakarta bersama grup Ambisi awal Oktober 1975.

Dalam pertunjukan musik yang melibatkan grup band Fanny’s dan Dragon di Semarang, Aksi The Fanny’s menjelang akhir dari babak satu menyuguhkan kepada penonton usungan mayat menyerupai wujud drakula yang begitu sampai di hadapan penonton, mayat tersebut bangun dan bernyanyi. Menjelang akhir lagu, satu adegan lagi sang drakula ditusuk secara mendadak dengan sebilah pisau panjang oleh Yanto. Gaya yang lain yang disuguhkan oleh Fanny’s untuk lebih menarik para penonton adalah sang penyanyi karena sadisnya dalam membawakan sebuah lagu sampai-sampai baju putih yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa itu dirobekkan sampai lumat.

2 thoughts on “AKSI PANGGUNG BAND ROCK ERA 1970AN (TAMBAHAN)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s