WHO IS WILLIAM TAFT?

william-taft-picture
President William Taft

Sebagai latar belakang, William Taft adalah presiden Amerika Serikat periode 1908 sampai 1912. William Taft lahir di Cincinnati, Ohio 15 September 1857. William Taft merupakan seorang ahli hukum, pernah menjadi profesor dan dekan periode tahun 1896 sampai 1900 di University of Cincinnati Law School. William Taft sempat pula menjadi gubernur jenderal di Filipina tahun 1901 sampai 1904 pada perang Amerika Serikat deengan Spanyol, dan menjadi menteri perang tahun 1904 sampai 1908 pada masa presiden Theodore Roosevelt. Saat pencalonan presiden tahun 1908, William Taft dicalonkan langsung oleh presideen saat itu, Theodore Roosevelt, dan pada saat konvensi partai Republik, William Taft mendapat suara mutlak. Pada pemilihan presiden 1908, William Taft berhasil memenangkna nominasi dengan mengalahkan wakil dari partai Demokrat, yaitu William Jennings Bryan. Perbandingan suara mereka dalam electoral vote adalah 321 berbanding 162 untuk kemenagan Taft.

Pada masa pemerintahan William Taft, partai Republik mempunyai beberapa rencana kerja. Rencana kerja itu antara lain meneruskan program Roosevelt, tariff revision, membuat komisi moneter nasional, antitrust law yang lebih ketat, menaikkan keselamatan buruh, kewarganegaraan untuk pengungsi Puerto Rico, dan pengambilan New Mexico serta Arizona. Rencana kerja ini adalah hal yang diharapkan partai Republik dan terutama Theodore Roosevelt terhadap William Taft.

Sementara itu, pada masa pemerintahannya William Taft menerapkan beberapa kebijakan. Kebijakan itu adalah Payne-Aldrich Tariff Act, Mann-Elkins Act, Dollar Diplomacy, Antitrust Policy, Webb Kenyon Interstate Liquor Shipment Act, State Admitted to the Union, dan Constitutional Amandment Ratified. Payne-Aldrich Tariff Act adalah kebijakan memotong pajak dari 46% menjadi 41%, tapi di lain sisi menaikkan pajak dari batubara, biji besi, dan hewan. Mann-Elkins Act adalah kebijakan bahwa pembangunan jalur kereta, industri telepon dan telegraf dipegang oleh ICC (Interstate Commerce Commision). Dollar Diplomacy adalah kebijakan mempromosikan perekonomian Amerika Serikat di dunia, dengan membantu ekonomi di negara tertentu. Antitrust Policy adalah kebijakan dari Theodore Roosevelt, yang melarang monopoli perdagangan. Webb Kenyon Interstate Liquor Shipment Act adalah kebijakan melarang pengiriman liquor (minuman keras) antar negara bagian. State Admitted to the Union adalah kebijakan menggabungkan Arizona dan New Mexico sebagai bagian dari Amerika Serikat. Constitutional Amandment Ratified adalah kebijakan untuk mengubah amandemen, dimana amandemen yang diubah adalah amandemen ke 16 dan 17. Isi amandemen ke 16 yang diubah adalah kongres punya kekuasaan untuk menarik pajak dari mana saja. Sementara isi dari amandemen ke 17 yang diubah adalah pemilihan senator langsung dari rakyat, tidak lagi diseleksi oleh parlemen negara bagian.

Secara umum, pemerintahan William Taft bisa dikatakan baik, tapi kebijakannya, Payne-Aldrich Tariff Act, membuat William Taft kehilangan dukungan dari kaum reformis. Pada saat Theodore Roosevelt menjadi presiden, Theodore Roosevelt sadar kalau kebijakan menurunkan tarif bisa membuat konflik antara kaum petani dan pedagang, sehingga akhirnya kebijakan itu tidak dijalankan. Sementara William Taft mengabaikan hal itu dan tetap menurunkan pajak sambil mengajak kaum reformis memperjuangkan penurunan pajak dan memotong kesepakatan dengan kaum konservatif yang mempertahankan pajak tetap tinggi. Hasilnya, Payne-Aldrich Tariff Act membuat pajak barang yang masuk ke Amerika Serikat menjadi rendah, dan pajak rata-rata terlalu tinggi untuk kaum reformis. 650 tariff diturunkan, 220 dinaikkan, dan 1150 tidak berubah. Kebijakan ini sendiri disahkan tahun 1909.

Dampak dari Payne-Aldrich Tariff Act cukup besar bagi William Taft. Hal ini membuat kaum reformis di partai Republik marah, membuat kaum reformis menolak mendukung William Taft lagi. Kaum reformis sendiri adalah kaum yang muncul sebagai reaksi atas kapitalisme dan korupsi politik abad ke 19, dan bertujuan menciptakan negara yang lebih demokratis dan berkeadilan sosial, pemerintahan yang jujur, tata niaga yang lebih efektif, dan komitmen baru dalam pelayanan masyarakat. Rendahnya tarif barang yang masuk ke Amerika Serikat jelas membuat barang buatan Amerika Serikat sendiri tersaingi oleh barang dari luar, dan membuat barang yang masuk ke Amerika Serikat makin banyak. Selain itu kenaikan beberapa bahan baku, seperti batu bara dan biji besi, membuat industri di Amerika Serikat merugi. Sementara itu, William Taft sendiri menyatakan kalau ini adalah kebijakan terbaik dari partai Republik, yang akhirnya membuat perpecahan di partai Republik makin jelas. Bahkan tidak hanya kaum progresif sendiri yang menentang, partai Demokrat sendiri, pada tahun 1910, menyerang kebijakan ini.

Kebijakan lain yang membuat William Taft makin kehilangan dukungan adalah antitrust law yang berlebihan. Pada masa pemerintahannya, William Taft mengeluarkan 80 antitrust law, termasuk kepada U.S. Steel yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di Amerika Serikat. Selain itu William Taft juga tidak pernah mengkritik bisnis dan pelakunya dalam retorikanya. Sebagai akibatnya, William Taft kehilangan dukungan dari reformis antitrust yang tidak menyukai retorika konservatfnya, pelaku bisnis besar yang tidak menyukai tindakannya, dan dari Theodore Roosevelt yang merasa dipermalukan atas tindakan proteksi dari William Taft yang berlebihan itu.

 Setelah kebijakan antitrust law yang berlebihan itu, kaum progresif di partai Republik mulai membentuk perlawanan terhadap William Taft. Hal itu dimulai oleh senator Robert LaFollete dari Wisconsin, yang membuat National Proggresive Republican League, dimana tujuannya untuk menggantikan William Taft pada tingkat nasional. Usaha Robert LaFollete sendiri gagal karena pidato yang buruk. Masalah bertambah parah saat William Taft memecat Gifford Pinchot, pemimpin kaum konservatif, dan menutup dukungan bagi Theodore Roosevelt. Hal itu membuat William Taft sendiri makin terasingkan dalam partai Republik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s