THE BEATLES AND CIGARETTES

art_music_rock_1960s_beatles_press_smoking_1964
The Beatles and Cigarettes!

Hampir sebagian besar penduduk dunia mengenal The Beatles. Band yang terdiri dari John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr ini telah menjadi ikon budaya populer dunia. Banyak orang yang telah menulis tentang mereka, terutama tentang intepretasi dari lagu-lagu mereka dan kehidupan pribadi anggota-anggotanya. Namun, seberapa banyakkah yang pernah menulis tentang kebiasaan mereka merokok dan merk rokok apa yang biasa mereka konsumsi?

Para anggota The Beatles merupakan perokok berat. Menurut sebuah sumber, Ringo Starr, drummer The Beatles, pernah merokok sampai 60 batang sehari! Bila dirata-rata, Ringo merokok hampir tiga batang rokok dalam satu jam! John Lennon, pada masa remajanya, banyak menghabiskan uangnya untuk membeli rokok. Saat uangnya habis, John akan meminta uang dari pacarnya saat itu, Chyntia Powell, untuk membeli rokok. George Harrison terkenal sebagai perokok berat, sampai akhirnya kanker paru-paru mengakhiri hidupnya pada tahun 2001. Paul McCartney sendiri bukan merupakan perokok berat, tetapi Paul McCartney lebih terkenal sebagai pengkonsumsi ganja ketimbang tembakau.

John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr mulai merokok saat mereka remaja. Ada dua alasan mengapa hal itu terjadi, pertama adalah karena orang-orang terdekat mereka juga merupakan perokok, dan kedua adalah karena di kota Liverpool saat itu sangat mudah untuk mendapatkan rokok. Aunt Mimi (bibi dari John Lennon), merupakan perokok, karena kotak rokoknya pernah dijual dalam sebuah lelang. Harold Harrison (ayah dari George Harrison), dan Jim McCartney (ayah dari Paul McCartney) meninggal karena kanker paru-paru. Roy Donnelly, pemimpin dari Roy Castle Foundation (lembaga yang bertujuan menanggulangi kanker paru-paru) mengatakan kalau saat itu merokok sudah menjadi kebiasaan di Liverpool. Pada tahun 1950an, hampir 70% penduduk Liverpool adalah perokok, termasuk kaum wanitanya. John Flynn, ahli genetis dari Roy Castle Foundation, menambahkan bahwa Liverpool merupakan kota pelabuhan, dan merupakan kota tempat masuknya barang-barang, termasuk rokok, dari Amerika Serikat. Seringkali rokok-rokok itu dibagikan gratis begitu saja di pelabuhan, dan banyak diambil oleh anak-anak. Fenomena itu menimbulkan kewajaran kalau anak umur 10, 11, dan 12 tahun di Liverpool sudah mulai merokok.

Abbey Road
Everest, later Abbey Road

Ada beberapa merk rokok yang pernah dikonsumsi oleh para anggota The Beatles. Rokok yang paling identik dengan The Beatles adalah Kent dan Everest. Di luar pilihan rokok mereka masing-masing, dua merk rokok itu paling sering dikonsumsi oleh keempat anggota The Beatles, termasuk sang roadie, Neil Aspinall dan sang sound engineer di studio Abbey Road (studio tempat The Beatles rekaman), Geoff Emerick. Rokok Everest merupakan rokok yang diproduksi di Belgia, Prancis, dan Afrika Selatan, serta dikenal sebagai merk rokok yang dikirimkan untuk tentara-tentara Amerika Serikat yang berperang di Vietnam. Everest sendiri hampir menjadi nama album terakhir The Beatles saat mereka sedang mencari nama dan melihat bungkus kosong dari rokok Everest. The Beatles bahkan sampai merencanakan bila album itu dinamakan Everest, maka mereka akan berfoto di pegunungan Everest untuk sampul albumnya! Pada akhirnya, album terakhir The Beatles itu dinamakan Abbey Road, dan mereka berfoto menyebrangi zebra cross di depan studio Abbey Road. Rokok Kent terkenal sebagai perusahaan rokok pertama yang menggunakan filter pada rokoknya. Penambahan filter itu dilakukan oleh Kent setelah adanya artikel berjudul “Cancer by a Carton” yang dipublikasikan dalam majalah Reader’s Digest di Amerika Serikat pada tahun 1952. Penambahan filter pada rokok akhirnya menjadi standar dalam dunia rokok setelah banyak masyarakat Amerika Serikat yang beralih pada rokok dengan filter karena dianggap lebih tidak membahayakan dibanding rokok tanpa filter.

Everest
Everest
kent cigar
Kent

John Lennon terkenal sebagai konsumen rokok merk Gauloises, Dunhill, dan Gitanes (pada akhir era 1970an). Gauloises adalah merk rokok yang diproduksi di Prancis dengan menggunakan tembakau hitam dari Syria dan Turki dan biasanya tanpa filter. Kegiatan merokok rokok yang diproduksi mulai tahun 1910 ini pernah diidentikkan dengan sikap patriotik pada Perang Dunia II, karena slogan dari Gauloises sendiri, “Liberte Toujours”, yang berarti liberty forever,kebebasan selamanya. John Lennon sendiri terkenal sering merokok Gauloises Bleues. Orang terkenal yang juga diidentikan dengan rokok Gauloises adalah Jim Morrison (vokalis band The Doors), Albert Camus, dan Jean-Paul Sartre (dua-duanya filsuf). Tokoh James Bond, dalam novel-novel yang ditulis oleh Ian Fleming juga digambarkan selalu merokok Gauloises. Dunhill adalah merk rokok kelas atas yang dikeluarkan oleh British American Tobacco (BAT), dan biasanya harganya diatas rokok-rokok standar dunia. Selain John Lennon, Hunter S. Thompson (jurnalis, pelopor gonzo journalism) juga terkenal sebagai konsumen rokok Dunhill. Gitanes, yang berarti wanita gypsi, adalah merk rokok buatan Prancis yang cukup “keras”.

gauloise_bleue
John's favourite
Dunhill_International_Lights_cigbox
Dunhill
gitanes
Gitanes

Ketiga anggota The Beatles yang lain tidak memiliki jenis rokok favorit tertentu. Paul McCartney pada masa remajanya mengkonsumsi rokok Woodbine, dan beralih ke rokok Kent saat mulai bergabung dengan The Beatles. Woodbine adalah merk rokok buatan perusahaan W.D & H.O. Wills dari Inggris dan diproduksi pertama kali pada tahun 1888. Rokok ini biasanya tanpa filter dan banyak dikonsumsi oleh para tentara pada Perang Dunia I dan Perang Dunia II. George Harrison sendiri identik dengan rokok Kent dan Marlboro. Marlboro adalah merk rokok dari Amerika Serikat, diproduksi oleh Altria dan Phillip Morris International. Marlboro sendiri merupakan merk rokok dengan penjualan terbesar di dunia, dan lebih terkenal karena sering menjadi sponsor bagi olahraga bermotor. George, bersama John Lennon, pernah membintangi iklan Marlboro pada tahun 1964 (ini link-nya). Ringo Starr sendiri tidak pernah diidentikkan dengan merk rokok tertentu, tetapi Ringo Starr lebih diidentikkan sebagai perokok berat.

woodbine
Woodbine

marlboro
Marlboro in Russian

Sekarang, para anggota The Beatles sudah berhenti merokok. Sampai akhir hidupnya, John Lennon dan George Harrison tetap menjadi perokok aktif. John Lennon meninggal pada tanggal 8 Desember 1980 setelah kehabisan darah akibat ditembak oleh David Chapman di depan apartemen Dakota di New York. George Harrison sendiri meninggal pada 29 November 2001 karena kanker paru-paru yang telah merambat ke otaknya. Paul McCartney dan Ringo Starr dikabarkan telah berhenti merokok sejak era 1980an. Paul McCartney, walau telah berhenti merokok tembakau, dia tetap merokok ganja sampai dia menikah dengan Heather Mills pada tahun 2002.

r-i-p-George-george-harrison
We miss you, George

2 thoughts on “THE BEATLES AND CIGARETTES

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s