MODERN CULTURE IN UNITED STATES

Roaring_Twenties
Roaring Twenties,the beginning of modernization

“Modernitas” dimulai pertama di Paris pada tahun 1870an. Hal itu berlanjut di Vienna, Prague, Munich, Berlin, dan London. Setelah itu, budaya modern mulai masuk ke Amerika pada tahun 1910an. Penulis Prancis bernama Charles Peguy pada tahun 1913 mengatakan ”dunia hanya sedikit berganti sejak kedatangan Yesus daripada 30 tahun terakhir ini.”

Orang-orang Amerika yang percaya pada budaya modern ini menyatakan kalau dunia lama telah berakhir (maksudnya dunia Victorian America), dengan ”seni borjuisnya”, dengan kebiasaan keluarga patriakalnya, dengan kerakusan dalam mencari uangnya, dan eksploitasi kelas yang mematikannya. Semua telah berganti dengan budaya eksperimental, tidak hanya dalam lukisan dan literatur, tapi juga politik dan cinta, pertemanan dan nafsu seksual.

Budaya modern di Amerika Serikat dimulai di Greenwich Village antara 1890 sampai 1920 oleh sekelompok penulis. Cerita mereka bercirikan kebangkitan ”romantic rebels” yang menurunkan dekade yang penuh sejarah, kenangan, film, dan biografi dimana wanita muda melempar moralitas mereka bersamaan dengan melepas korset Victorian mereka dalam hubungan cinta yang penuh nafsu, pria muda merencanakan revolusi damai, puisi, dan naskah drama berdasarkan obrolan di cafe yang buka sampai tengah malam. Bahkan ada sekelompok orang yang berdemo di Washington Square meminta Greenwich Village menjadi negara bagian independen. Keadaan di Greenwich Village adalah orang berdansa dengan liar, ekspresif, merayu, mencari teman dan cinta, sewanya rendah, apartemen bagus, dan restoran murah.

Cerita itu sebelumnya dianggap gagal dan hanya khayalan, sebelum munculnya kaum Bohemian. Mereka mempopulerkan budaya yang ada di Greenwich Village ke seluruh Amerika.mereka melakukan inovasi dalam bidang seni, dengan esai, cerita, drama, laporan, bahkan dengan film bisu. Selain seni, mereka juga menerapkan budaya di Greenwich Village. Muncul juga pemikiran baru, yaitu feminisme, serta pandangan baru dalam politik. Mereka membuat identifikasi psikologi antara kelas pekerja dan kelas menengah.

Kebudayaan modern itu pertama berkembang di New York, dan selanjutnya menyebar ke seluruh Amerika dedengan ciri khas di masing-masing kota. Manhattan menjadi pusat Bohemian kedua setelah New York. Boston berkembang lambat, dan memunculkan komunitas gay. San Fransisco menyumbangkan banyak penulis dan pelukis yang luar biasa dan berpengaruh terhadap mistisme sekuler West Coast. New Orleans berkembang dalam hal musik, terutama musik Jazz yang dibawa kaum Afro Amerika. Terakhir, Chicago memegang peranan yang besar, dengan industri raksasa, populasi yang luar biasa, dan gedung-gedung pencakar langit yang membuat Chicago menjadi kota terbaru dalam peradaban baru. Bahkan Chicago menyamai Manchester di Inggris yang menjadi kota paling mengejutkan pada abad 19.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s