UNFINISHED MUSIC NO. 1 : TWO VIRGINS

Unfinished Music no. 1 : Two Virgins

Mungkin sepanjang sejarah musik pop, tidak ada album yang sekontroversial TWO VIRGINS. Album ini adalah hasil kolaborasi pertama antara John Lennon dan pacar barunya saat itu, Yoko Ono. Yang membuat album ini kontroversial bukanlah musiknya, tetapi sampul albumnya yang kontroversial karena menampilkan foto John dan Yoko dalam keadaan tanpa busana.

Judul lengkap album ini adalah “Unfinished Music no.1 : Two Virgins”, merupakan album yang diproduksi oleh John Lennon dan Yoko Ono pada tahun 1968. Isi dari album ini adalah musik eksperimental yang dibuat bersama oleh John dan Yoko di rumah John di Kenwood. Musik eksperimental itu meliputi improvisasi vokal, feedback, distorsi, suara burung, dan berbagai efek suara yang lain. Two Virgins dirilis pada 29 November tahun 1968 oleh Apple Records, yang merupakan perusahaan rekaman milik The Beatles. Album ini juga dirilis ulang oleh Ryokodisc dari Jepang pada tahun 1997. Album ini memiliki sekuel, yaitu “Unfinished Music no.2 : Life with the Lions” yang dirilis oleh Apple Records pada 9 Mei 1969.

Unfinished Music no. 2 : Life with the Lions

Berikut ini adalah daftar lagu yang terdapat dalam album Two Virgins:

 Side one
“Two Virgins Side One”: – 14:14
“Two Virgins No. 1”
“Together” (George Buddy DeSylva, Lew Brown, Ray Henderson)
“Two Virgins No. 2”
“Two Virgins No. 3”
“Two Virgins No. 4”
“Two Virgins No. 5”

Side two
“Two Virgins Side Two”: – 15:13
“Two Virgins No. 6”
“Hushabye Hushabye” (composer unknown)
“Two Virgins No. 7”
“Two Virgins No. 8”
“Two Virgins No. 9”
“Two Virgins No. 10”

Seperti yang sudah diduga, album Two Virgins mengalami kesulitan dalam pendistribusian dan penjualannya. Walau bersedia merilis Two Virgins, Apple Records menolak untuk mendistribusikannya. Presiden EMI Records (perusahaan induk dari Apple Records), Sir Joseph Lockwood sendiri “menasehati” John dan Yoko, bila Paul McCartney akan terlihat lebih indah bila difoto dengan keadaan seperti itu. Akhirnya album ini didistribusikan oleh Track Records di Inggris dengan nomor katalog 603 012, namun dengan satu syarat, album ini harus dibungkus dengan tas kertas coklat. Di Inggris, Two Virgins hanya mencapai angka penjualan sekitar 5000 kopi, dan album ini tidak berhasil masuk dalam chart musik di Inggris. Distribusi album Two Virgins ke Amerika Serikat dilakukan oleh Tetragammon dengan syarat sama seperti yangg diminta oleh Track Records. Sesampainya di Amerika Serikat, album Two Virgins ini sendiri mendapat penolakan dari berbagai toko, bahkan polisi di New Jersey menutup gudang tempat 33 ribu kopi album Two Virgins disimpan.

with brown paper bag

Hal yang unik saat album Two Virgins ini didistribusikan dengan tas kertas coklat adalah dengan ditambahkannya ayat dari Alkitab pada sampul belakang album. Ayat ini dikutip dari kitab Kejadian bab 2 ayat 21-25. Berikut isinya:

21. And the Lord God caused a deep
sleep to fall upon Adam, and he slept:
and he took one of his ribs, and closed
up the flesh instead thereof;
22. And the rib, which the Lord God
had taken from the man, made he a woman,
and brought her unto the man.
23. And Adam said, This is now bone
of my bones, and flesh of my flesh: she
shall be called Woman, because she was
taken out of man.
24. Therefore shall a man leave his
father and his mother, and shall cleave
unto his wife: and they shall be one
flesh.
25. And they were both naked, the
man and his wife, and were not
 ashamed.

back side with the words from Bible

“Rekor” lain yang dipegang oleh album Two Virgins ini adalah menjadi album solo anggota The Beatles pertama yang dihapus oleh EMI Records, dimana album ini dihapus pada tahun 1969. Walaupun selanjutnya dikeluarkan lagi pada tahun 1975 untuk didistribusikan oleh Charmdale, album ini kembali dihapus pada tahun 1978.

Anggota The Beatles sendiri juga tidak merespon positif keluarnya album Two Virgins ini. Paul McCartney dan George Harrison terang-terangan menentang sampul album yang menampilkan gambar John dan Yoko yang sedang telanjang bulat itu. George bahkan komplain kepada John dengan mengatakan “you realize that, when you show your cock, it’s like all of us showing our cock.” Paul McCartney sendiri, walau menentang album itu, dia sempat menulis untuk sampul album Two Virgins “When two great saints meet, it is a humbling experience.”

Tentang pembuatan album “Two Virgins”, John Lennon pernah bercerita kepada Jan S. Werner dari majalah Rollingstone. Wawancara ini dilakukan pada tahun 1970 dan terkenal dengan judul Lennon Remembers. Berikut petikannya:

Lennon Remembers

“When I get back from India, we were talking to each other on the phone. I called her over, it was the middle of the night and Cyn (Chyntia Powell, John’s wife before Yoko) was away, and I thought, ‘Well, now’s the time if I’m going to get to know her anymore.’ She came to the house, and I didn’t know what to do, so we went upstairs to my studio and I played her all the tapes that I’d made, all this far-out stuff, some comedy stuff, and some electronic music. There were very few people I could play these tapes to. She was suitably impressed, and then she said ‘Well, let’s make one ourselves,’ so we made Two Virgins. It was midnight when we finished, and then we made love at dawn. It was very beautiful.”

Pada akhir hidupnya, di tahun 1980, John Lennon mendeskripsikan album ini sebagai “two slightly overweight ex-junkies.”

Celebrate Love! Peace!

Celebrate Love!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s