WHO IS FRANCIS PARKMAN?

Francis Parkman

Francis Parkman adalah salah seorang sejarawan Amerika yang memberi pengaruh cukup besar dalam perjalanan Historiografi Amerika, khususnya pada abad 19. Parkman dikenal sebgai penulis 7 volume dari France and England in North America. Selain 7 volumenya itu, Parkman juga dikenal dengan ketertarikannya pada Indian dan kayu. Ketertarikannya itu dia rangkum dalam buku pertamanya yang berjudul “The California and Oregon Trail”. Selain itu dia juga dikenal sebagai sejarawan dengan penulisan naratif yang hebat.

BIOGRAFI SINGKAT

 Francis Parkman dilahirkan di Boston pada 16 September 1823. Saat dilahirkan, Parkman mempunyai kesehatan yang buruk, sehingga dia dikirimkan untuk tinggal bersama neneknya yang mempunyai hutan seluas 3000 are di dekat Medford, Massachussetts. Hal itu dilakukan agar dia bisa banyak belajar. Hasilnya adalah Francis Parkman belajar untuk hidup di area hutan itu, dan hal itu memunculkan ketertarikannya pada hutan.

Pada umur 16 tahun, Parkman belajar di Harvard College. Pada tahun 1843, Parkman sempat pergi ke Eropa. Disana dia melakukan ekspedisi ke Alpen, dan bahkan hidup di Roma. Tahun 1844, Parkman lulus dari Harvard, lalu tahun 1846 menerima gelar LL.B dari Harvard Law School.

Pada tahun 1846, Francis Parkman mengadakan perjalanan ke barat Amerika. Disana, Parkman menulis pengalamannya dalam buku pertamanya, yaitu “The California and Oregon Trail”. Dalam perjalanannya ini, Parkman tinggal beberapa minggu dengan suku Indian Sioux yang sedang menderita penyakit dan alkoholisme yang dibawa orang Eropa. Hal itu membuat Parkman berkeinginan menulis tentang Indian dalam “The California and Oregon Trail”. Perjalanan ke barat itu ternyata cukup berat, sehingga membuat Parkman jatuh sakit. Parkman menderita kebutaan dan kesulitan untuk berkonsentrasi.

 Setelah selesai dari ekspedisinya, Parkman kembali ke Boston. Pekerjaannya sebagai penulis memang tidak menghasilkan uang banyak, tapi latar belakangnya sebagai keluarga kaya membuat Parkman tidak terlalu mempersoalkan hal itu. Bahkan dengan kestabilan finansialnya, Parkman bisa melanjutkan risetnya dengan tenang. Parkman sering pergi ke Amerika utara untuk mengunjungi lokasi bersejarah yang berhubungan dengan tulisannya, dan ke Eropa untuk mencari dokumen-dokumen original yang membantu penelitiannya. Saat-saat itulah karya terbaiknya, 7 volume France and England in North America dibuat.

Parkman menikah dengan Catherine Scollay Bigelow pada 13 Mei 1850. Dari pernikahannya itu, Parkman mendapat 3 anak. Anak laki-lakinya meninggal saat masih kecil, tidak lama kemudian istrinya juga menyusul. Diluar hal itu, Parkman sukses membesarkan dua anak perempuannya, dan mengenalkan mereka pada lingkungan Boston. Parkman meninggal di umur 70 tahun, pada 8 November 1893 di Jamaica Plain. Jenasahnya dimakamkan di Mount Auburn Cemetery di Cambirdge, Massachusetts.

KARYA-KARYANYA

Selama hidupnya, Francis Parkman menulis 9 buku, termasuk 7 volume dari France and England in North America. Buku-bukunya adalah “The California and Oregon Trail”, “The Conspiracy of Pontiac”, “Pioneers of France in the New World”, “The Jesuits in North America”, “La Salle and the Discovery of the Great West”, “The Old Regime of Canada”, “Count Frontenac and New France under Louis XIV”, “Montcalm and Wolfe”, dan “A Half-Century of Conflict”. Selain “The California and Oregon Trail” dan “The Conspiracy of Pontiac”, yang lain adalah 7 volume dari France and England in North America.

Buku pertama dari Parkman adalah “The California and Oregon Trail”. Buku ini diterbitkan tahun 1847, saat Parkman melakukan ekspedisi ke barat. Buku ini menceritakan tentang petualangannya di frontier yang masih terbuka dan hubungannya dengan Indian selama Parkman hidup nomaden. Cerita ini dimulai dari tahun 1846, saat Parkman berangkat dari St. Louis di sungai Missourimenggunakan kapal Radnor. Di kabin Radnor yang penuh, Parkman menemukan banyak pedagang dari Santa Fe, penjudi, spekulator, dan berbagai jenis petualang. Sementara itu, di dalam kapalnya, penuh dengan imigran Oregon, “manusia gunung”, negro, dan suku Indian Kanzas. Parkman berusaha mencari suku Indian yang belum pernah tersentuh kulit putih. Dalam pencariannya, Parkman bertemu Whrilwind (kepala suku Sioux), dan mengikutinyake Blackhills. Disana, Parkman menemukan apa yang dicarinya. Dalam buku ini Parkman menggambarkan cara hidup Indian seperti berburu bison, pesta, dan sebagainya.

“The Conspiracy of Pontiac” adalah buku kedua dari Parkman yang diterbitkan tahun 1851. Buku ini menceritakan tentang konflik yang ada sepanjang Great Lakes setelah Perang Tujuh Tahun dan mencecritakan secara urut kekalahan dari dua suku Indian timur dan pengambilan wilayah hutan mereka. Hal ini dimulai dengan konsekuensi dari kekalahan Prancis di Kanada yang membuka kesempatan perluasan koloni bagi Inggris dan keruntuhan suku Indian timur. Keruntuhan suku Indian timur ini juga disebabkan oleh serangan Indian Ottawa yang akhirnya menunjukkan superioritas ekspansi barat. Hal yang menarik dari buku ini adalah narasi Parkman yang sangat kuat dalam tentang pertarungan berdarah, pasukan yang frustasi, perjanjian, pengkhianatan, dan sebagainya yang terjadi dalam keliaran Amerika.

“Pioneers of France in the New World” merupakan volume pertama Parkman dari 7 volume France and England in North America. Buku ini sendiri diterbitkan tahun 1865.Isi buku ini adalah awal mula datangnya Prancis ke Amerika yang saat itu disebut New World. Dimulai dengan settlement pertama yang tragis dari kaum Huguenots di Florida. Akhirnya Prancis memulai lagi di utara, mengikuti ekspedisi dari Samuel de Champlain dari St. Lawrence sampai Great Lakes. Setelah cukup mapan, mereka mengorganisasi perdagangan, mempromosikan Kristen, dan melakukan kampanye melawan suku Iroquis.

“The Jesuits in North America” merupakan bagian dari 7 volume France and England in North America milik Parkman. Sebenarnya, buku ini memiliki judul lengkap “The Jesuits in North America in the Seventeenth century”. Buku ini sendiri diterbitkan tahun 1867. Dari judulnya sudah jelas, buku ini menceritakan tentang penyebaran Katolik melalui ordo Jesuit dan ordo lainnya di Amerika utara. Penyebaran itu dilakukan terhadap penduduk lokal, yaitu Indian. Penyebaran itu sendiri tidak selalu berhasil, kadang mendapat penolakan, bahkan tidak jarang misionaris itu dibunuh.

“La Salle and the Discovery of the Great West” merupakan bagian dari 7 volume France and England in North America milik Parkman. Buku ini sendiri diterbitkan tahun 1869. Buku ini menceritakan tentang petualanan dari La Salle di Ohio dan sungai Mississippi sampai Louisiana. Walau mendapat respek dari suku Indian, La Salle malah diganggu oleh kelompoknya sendiri, malah sempat ada percobaan pembunuhan dengan racun sampai 2 kali. Akhirnya, La Salle sendiri mati dibunuh orangnya sendiri di Texas.

“The Old Regime of Canada” merupakan bagian dari 7 volume France and England in North America milik Parkman. Buku ini diterbtkan tahun 1874. Isi dari buku ini adalah tentang perjuangan politik di Amerika utara. Menceritakan tentang permasalahan-permasalahannya, seperti perlawanan terhadap monopoli perdagangan, adnya kaum ekstrimis agama, masalah tentang orang-orang yang tidak punya rumah, dan sebagainya.

Buku selanjutnya dari 7 volume France and England in North America milik Parkman adalah “Count Frontenac and New France under Louis XIV”. Buku ini diterbitkan tahun 1877. isi dari buku ini adalah bagaimana Prancis hampir menang dalam perjuangan imperial melawan Inggris. Ke-hampir-menangan prancis ini sendiri tidak lepas dari peran Frontenac. Frontenac sendiri adalah gubernur dari New France, dan merupakan pemimpin yang paling maju. Era Frontenac merupakan era terbaik dalam pertumbuhan dan pengaruh Prancis di Amerika utara.

“Montcalm and Wolfe” merupakan bagian dari 7 volume France and England in North America milik Parkman. Buku ini diterbtkan tahun 1884. Buku ini sendiri menceritakan tentang konfrontasi yang fatal antara 2 komandan Prancis dan Inggris, yaitu Montcalm (Inggris), dan Wolfe (Prancis). Akibat dari konfrontasi ini adalah berakhirnya kekuasaan Prancis di Amerika utara.

Buku terakhir dari 7 volume France and England in North America milik Parkman adalah “A Half-Century of Conflict”. Buku terakhir ini sendiri diterbitkan tahun 1892. isi dari buku ini sendiri adalah persaingan Inggris dan Prancis di Old dan New World pada akhir abad 17. Hal ini dimulai dari perebutan koloni Amerika utara sampai perang-perang kolonial. Selain itu, cerita persaingan Inggris dan Prancis di Old World, alias Eropa juga diulas sedikit dalam buku ini.

PEMIKIRAN DAN KRITIK TERHADAP PARKMAN

Herman Melville pernah memuji “The California and Oregon Trail” milik Parkman untuk “true wild-game flavor”nya, bersemangat, lucu, peuh deetail yang kuat, merupakan cerita petualangan yang klasik seperti Irving dan Cooper. Dari kata-kata Melville ini bisa didapat kesimpulan seperti apa gaya penulisan Parkman. Hal itu jelas terlihat dari latar belakang Parkman, yang tumbuh di daerah yang masih banyak hutan di rumah neneknya. Selain itu kecintaannya terhadap Indian juga mempengaruhi.

Parkman sendiri juga dikenal sebagai salah satu sejarawan pertama Amerika, dan merupakan master dari sejarah naratif. Hal itu juga makin diperkuat dengan komentar dari Edmund Wilson dalam bukunya “O Canada” yang diterbitkan tahun 1965. Wilson mendeskripsikan 7 volume France and England in North America milik Parkman dengan mengatakan “ketenangan, momentum, dan warna dari volume pertama dari naratif Parkman adalah diantara yang terbaik dalam penulisan sejarah sebagai seni. Atas karya-karyanya itu, Francis Parkman juga pernah mendapat penghargaan. Salah satunya adalah menjadi pemenang Pullitzer Prize.

Selain mendapatkan pujian, karya-karya Parkman juga tidak lepas dari kritik. Pengkritik Parkman yang paling keras adalah Francis Jennings. Jennings sendiri terkenal sebagai pengkritik dari kolonisasi Eropa di Amerika utara. Kritik Jennings pada Parkman adalah mengkategorikan karya-karya Parkman sebagai “fiksi”, dan Parkman dikatakan sebagai “pembohong”. Selain dari Jennings, kritik lain datang dari W.J. Eccles, sejarawan Kanada kelahiran Inggris. Eccles menyatakan adanya prasangka pada Parkman dalam kebijakan Prancis dan Katolik Roma, serta tidak digunakannya sumber penulisan yang berbahasa Prancis.

Kritik terhadap parkman itu juga dijawab oleh sejarawan yang lain. Sejarawan Robert S. Allen mengatakan kritik Jennings sebagai “unfair”, dan mengatakan karya Parkman dalam France and England in North America meninggalkan campuran yang kaya dalam sejarah dan literatur dimana beberapa orang terpelajar berharap bisa menandingi. Selain itu, penyakit yang diderita Parkman menjadi keterbatasan dalam menghasilkan suatu karya yang lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s